Inggris Dukung Indonesia Gabung CPTPP, Peluang Ekspor dan Investasi Makin Terbuka

Diposting pada

Jakarta – Pemerintah Inggris kembali menyatakan dukungannya terhadap langkah Indonesia untuk bergabung dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Dukungan tersebut dinilai dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Dukungan itu disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan UK Trade Commissioner for Asia Pacific Martin Kent di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama ekonomi, mulai dari perdagangan, investasi, hingga pengembangan sektor strategis yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara.

Indonesia Ingin Perluas Akses Pasar Dunia

Airlangga mengatakan, proses bergabungnya Indonesia ke dalam CPTPP merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas akses pasar internasional bagi produk dalam negeri.

Menurutnya, keanggotaan Indonesia di CPTPP juga diharapkan mampu memperkuat rantai pasok global serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

“Keikutsertaan Indonesia dalam CPTPP merupakan bagian dari strategi untuk memperluas akses pasar, memperkuat ketahanan rantai pasok, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Airlangga.

Pemerintah Inggris juga menilai bergabungnya Indonesia akan semakin memperkuat posisi CPTPP sebagai salah satu perjanjian perdagangan bebas terbesar di kawasan Asia-Pasifik.

Kerja Sama Indonesia dan Inggris Terus Diperkuat

Selain membahas CPTPP, Indonesia dan Inggris juga melanjutkan pembahasan mengenai implementasi Indonesia–United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) yang telah ditandatangani pada Januari 2026.

Melalui kerja sama tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi di berbagai sektor penting, antara lain:

  • Pengembangan sumber daya manusia (SDM).
  • Investasi.
  • Energi.
  • Ekonomi hijau dan berkelanjutan.
  • Peningkatan kerja sama perdagangan.

Airlangga berharap implementasi EGP mampu memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara sekaligus menciptakan kerja sama yang lebih erat di masa mendatang.

Peluang Ekspor Indonesia Semakin Besar

Keikutsertaan Indonesia dalam CPTPP diperkirakan akan membuka peluang lebih besar bagi produk-produk Indonesia untuk masuk ke berbagai negara anggota perjanjian tersebut.

Selain memperluas pasar ekspor, kerja sama ini juga diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi asing, meningkatkan daya saing industri nasional, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Pemerintah menilai langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional di tengah persaingan perdagangan internasional.

Inggris Optimistis dengan Peran Indonesia

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Inggris kembali menegaskan dukungannya terhadap proses aksesi Indonesia ke CPTPP. Inggris menilai Indonesia memiliki peran strategis sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Selain itu, Airlangga juga menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya pemerintahan baru Inggris di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Andy Burnham. Ia berharap hubungan bilateral kedua negara semakin kuat, terutama dalam bidang perdagangan, investasi, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Harapan bagi Perekonomian Nasional

Pemerintah optimistis implementasi kerja sama ekonomi Indonesia–Inggris melalui EGP serta proses aksesi ke CPTPP akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Dengan semakin luasnya akses pasar internasional, pelaku usaha Indonesia diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan ekspor, menarik investasi baru, serta menciptakan lapangan kerja yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.