Liputan6.com, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pelaksanaan program Sekolah Rakyat kini berjalan lebih stabil tanpa adanya lagi siswa maupun guru yang mengundurkan diri.
Hal itu disampaikan Saifullah Yusuf saat meninjau langsung pelaksanaan program di Makassar, Sabtu (18/4/2026).
Ia mengakui, pada tahap awal program sempat terjadi pengunduran diri, baik dari siswa maupun tenaga pengajar, terutama saat masa adaptasi terhadap sistem pembelajaran berasrama.
“Awal-awalnya dulu ada, bahkan guru juga ada waktu itu awal-awalnya,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul.
Namun, kondisi tersebut berangsur membaik seiring waktu. Ia menilai siswa dan guru kini telah mampu beradaptasi dengan sistem yang diterapkan.
“Tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang mengundurkan diri,” lanjutnya.
Menurutnya, tidak adanya pengunduran diri menjadi indikator bahwa program mulai diterima dengan baik dan berjalan lebih efektif.
“Sekarang kita tanya, ada yang mengundurkan diri? Enggak ada,” tegasnya.
Ia menambahkan, kondisi serupa juga terjadi di kalangan tenaga pendidik yang sebelumnya menghadapi tantangan pada fase awal pelaksanaan.
“Guru-guru juga sudah enggak ada yang mengundurkan diri,” ujarnya.










