Liputan6.com, Jakarta – Geely Auto Indonesia memulai perakitan lokal EX2 di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini sekaligus mempertegas langkah jenama asal China ini, untuk memperkuat industri kendaraan listrik Tanah Air.
Geely EX2 menjadi model ketiga yang dirakit di Tanah Air, setelah sebelumnya Starray EM-i dan EX5 yang sudah terlebih dahulu diproduksi di Indonesia.
Perakitan model baru ini juga masih dilakukan melalui kerja sama strategis dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM), dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit per hari.
Dijelaskan Wu Chuxing, CEO Geely Auto Indonesia, EX2 sendiri mendapatkan respons yang cukup positif, sejak diperkenalkan secara resmi di Indonesia. Bahkan, sejak dibuka pre-booking pada November 2025, Geely EX2 mendapatkan surat pemesanan kendaraan (SPK), lebih dari 1.000 unit.
“Melalui strategi lokalisasi dengan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 46,5%, kami siap menjawab permintaan konsumen dengan menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal,” ujar Wu Chuxing, dalam keterangan resmi, Selasa (20/1/2026).
Tidak hanya fokus dengan perakitan, Geely juga memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik nasional. Perusahaan menjalin kemitraan dengan manufaktur lokal Gotion untuk pemasokan battery cell Geely EX2.
Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah penting dalam pengembangan industri baterai di Indonesia, sekaligus membangun rantai nilai yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Dari sisi teknologi, Geely EX2 dibekali baterai dengan teknologi Cell-to-Pack (CTP) yang dilengkapi Geely Battery Safety System serta sistem pendingin berbasis cairan.
Seluruh standar keselamatan dan sertifikasi tetap mengacu pada protokol global Geely. Kualitas perakitan dijaga melalui penerapan Geely Manufacturing Enterprise System (GMES), didukung pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, serta serangkaian pengujian ketat, termasuk validasi sistem advanced driver assistance system (ADAS).










