Jakarta – Kecelakaan maut melibatkan ambulans dan tiga kendaraan terjadi di KM 379+900 Tol Batang-Semarang, Rabu (19/8/2026). Tiga orang meninggal dalam kecelakaan beruntun ini.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan, seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang Suzuki APV ambulans.
“Tiga kendaraan mengalami benturan akibat rangkaian kecelakaan tersebut termasuk roda cadangan truk yang terlepas dan mengenai kendaraan Toyota Avanza yang berjalan di belakang ambulans,” kata Eka. Dikutip dari Antara.
Ketiga korban tersebut adalah Mulyana (50), warga Tangerang mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang pada tangan kiri, Tekat Susanto (48), warga Tangerang mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang tertutup pada tangan kiri.
Kemudian, Giyati (50), warga Cengkareng mengalami cedera kepala berat. Ketiga korban yang dibawa ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal kini dibawa oleh keluarganya ke kampung halamannya masing-masing.
Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan tersebut berawal saat Suzuki APV ambulans bernomor polisi D 1142 AFZ melaju dari arah barat (Jakarta) menuju ke timur (Semarang).
Setiba di tempat kejadian perkara, pengemudi ambulans diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak bodi belakang samping kanan truk Hino bernomor polisi BE 8501 PV.
Akibat benturan tersebut, mobil ambulans kemudian oleng ke kanan dan menabrak bodi samping kiri Toyota Innova bernomor polisi G 1480 BK yang sedang melaju searah di depannya di lajur kanan.
“Diduga pengemudi ambulans kurang konsentrasi sehingga menabrak truk di depannya kemudian oleng ke kanan dan menabrak mobil Innova,” katanya.
Ia mengatakan benturan keras tersebut menyebabkan roda cadangan truck Hino terlepas dan menimpa bodi depan toyota Avanza bernomor polisi B 2058 UOR yang melaju searah di belakang ambulans.
“Saat terjadi kecelakaan, kondisi cuaca cerah, jalan lurus, terbuat dari beton baik, dan arus lalu lintas kendaraan terpantau sedang,” pungkasnya.










