Harga Bitcoin Bertahan di US$78 Ribu Meski Konflik AS-Iran Kembali Memanas

Diposting pada

Harga Bitcoin (BTC) bertahan di kisaran US$78.000 ketika ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat di kawasan Teluk.

Respons BTC relatif terbatas dibandingkan pasar energi. Harga minyak Brent mencapai US$98,63 per barel, mendekati US$100 setelah eskalasi konflik meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.

Konflik AS-Iran Memanas, Pasar Minyak Bereaksi
Mengutip laporan CoinGape, pasukan AS dilaporkan menyerang sejumlah kapal tanker Iran setelah pasukan Iran berupaya menyerang kapal perang Angkatan Laut AS.

Media Iran melaporkan serangan menyasar aktivitas pelayaran di sekitar Pulau Kharg dan Teluk Oman. Satu kapal tanker dilaporkan terkena serangan di dekat Pulau Kharg, sedangkan kapal lainnya diserang di sekitar Jask.

Ketegangan berlanjut setelah Garda Revolusi Iran mengancam kapal tanker di sekitar pelabuhan Kuwait dan Bahrain. Iran juga disebut tengah mempersiapkan zona eksklusi maritim di sekitar Selat Hormuz.

Konflik kemudian meluas setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang empat kota di selatan Arab Saudi. Drone dan rudal dilaporkan menyasar pangkalan udara serta fasilitas yang berkaitan dengan infrastruktur energi Saudi.

Otoritas Saudi melaporkan 73 orang terluka, sementara kebakaran terjadi di sejumlah lokasi di Jazan dan Abha.

Perkembangan tersebut meningkatkan perhatian terhadap Selat Hormuz karena jalur ini memiliki peran penting bagi aliran minyak dunia. Gangguan terhadap pelayaran atau fasilitas energi di kawasan dapat meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketersediaan pasokan.