Jakarta – Tim Cek Fakta menemukan postingan video Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta maaf ke Presiden karena mendahului berkunjung ke NTT. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 25 Agustus 2026.
Dalam unggahannya terdapat video Dedi Mulyadi dengan narasi sebagai berikut:
“Pak Presiden, Pak Kapolri, Pak Kapolda, Pak Direskrimum, saya tidak bermaksud untuk memperkeruh suasana, saya tidak bermaksud melakukan apapun kecuali ini adalah panggilan jiwa saya.
Saya melihat orang-orang kecil menjerit dan menangis bingung apa yang harus mereka lakukan. Semoga ini jalan bagi kita untuk membuka kebenaran.
Saya yakin tangisan ini bukan kebohongan. Saya yakin tangisan ini bukan rekayasa bukan akting ini adalah yang sebenarnya mohon.”
Akun itu menambahkan narasi:
“Kasian sekali bapak KDM sampai meneteskan Air mata,minta maaf kepada Presiden karena telah mendahuluinya pergi ke NTT…Padahal inilah murni pangilan hati nurani ..Sabar ya Pak”
Lalu benarkah postingan video Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta maaf ke Presiden karena mendahului berkunjung ke NTT?










