Jakarta – BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).
“Rencananya begitu (akan ada unjuk rasa dari BEM SI),” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Akhmadi saat dihubungi.
Akhmadi mengatakan, personel pengamanan berasal dari unsur TNI, Polri, Pemda dan Pamdal dikerahkan.
“Jumlah pengamanan gabungan TNI, Polri, Pemda dan Pamdal 3.983 personel,” ujarnya.
Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi. Skema tersebut akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dinamika dan jumlah massa di lapangan.
Masyarakat yang hendak melintas di kawasan Gedung DPR, khususnya Jalan Gatot Subroto, diimbau mencari rute alternatif untuk menghindari kepadatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung,” tutur Akhmadi.
Tuntutan soal Pendidikan
Dalam seruannya, BEM SI mengajak mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan. Mereka membawa tuntutan soal pendidikan, termasuk mendesak pembahasan dan revisi UU Sisdiknas secara partisipatif dan komprehensif.
BEM SI juga mendesak pemerintah merealisasikan pendidikan gratis. Mereka menilai pendidikan merupakan hak yang harus bisa diakses seluruh masyarakat.
Selain itu, BEM SI menuntut peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan serta jaminan keberlanjutan perguruan tinggi swasta dalam kebijakan pendidikan tinggi gratis.warganet88










