Jakarta – Dua aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (26/5/2026). Aksi tersebut diperkirakan akan melibatkan massa dari sejumlah kelompok.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, demo pertama terjadi digelar oleh Aliansi Masyarakat Pecinta Polri di depan Gedung DPR/MPR, Senayan.
Sementara itu, demonstrasi kedua digelar di Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Menteng, oleh Aliansi Mahasiswa Pemerhati Bangsa.
“Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat mengerahkan 584 personel gabungan,” kata Erlyn dalam keterangannya.
Dia juga mengingatkan, agar masyarakat mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi demo.
“Rekayasa lalu lintas bakal diberlakukan. Namun, sifatnya situasional tergantung situasi dan kondisi di lapangan,” ungkap Erlyn.
Sampaikan dengan Damai
Eryln menegaskan, pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan humanis. “Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya,” ujar dia.
Dia mengingatkan peserta aksi agar menyampaikan tuntutan secara tertib. Orasi diminta tidak memicu provokasi, apalagi berujung tindakan anarkis.
“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” tandas dia.










