Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasannya baru mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta melihat langsung penanganan dampak gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026.
Prabowo mengatakan, dirinya sengaja tak berkunjung ke wilayah terdampak gempa di awal-awal bencana terjadi. Dia ingin memberikan kesempatan kepada semua instansi lembaga terkait untuk memberikan pelayanan dan penanganan maksimal kepada warga terdampak gempa.
“Memang sengaja di awal-awal saya tidak mau datang, karena saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung,” kata Prabowo saat memimpin rapat penanganan bencana NTT di Yonif 834/WM, Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).
Dia menyadari bahwa pejabat daerah dan aparat lapangan membutuhkan konsentrasi penuh untuk menangani situasi di hari-hari pertama bencana gempa terjadi. Prabowo tak ingin kedatangannya tersebut justru menganggu konsentrasi pejabat daerah yang sedang menangani warga terdampak gempa.
“Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang terpecah konsentrasi jadi pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya. Itu kadang-kadang ada kecenderungan akhirnya bisa menjadi mengalihkan fokus pertama,” jelasnya.










