Bogor – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) pada Minggu (2/8/2026) pagi. Seorang pengemudi Toyota Avanza berinisial PS (43) meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya menabrak bagian belakang sebuah dump truck yang berhenti di bahu jalan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 WIB di KM 41.200A Tol Cijago, saat kedua kendaraan melaju dari arah Limo menuju Jatikarya.
Dump Truck Berhenti di Bahu Jalan
Kainduk Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, menjelaskan bahwa dump truck lebih dahulu berhenti di bahu jalan karena pengemudinya mengaku mengantuk.
Tak lama kemudian, Toyota Avanza yang melaju di jalur yang sama menabrak bagian belakang dump truck tersebut.
“Kedua kendaraan dari arah Limo menuju Jatikarya. Setibanya di KM 41.200A Tol Cijago, kendaraan pertama berhenti di bahu jalan karena pengemudi mengantuk. Selanjutnya kendaraan kedua menabrak kendaraan pertama dari belakang,” ujar Akhmad Jajuli.
Benturan keras menyebabkan bagian depan Avanza mengalami kerusakan parah dan pengemudinya mengalami luka serius.
Sopir Dump Truck Sempat Tinggalkan Lokasi
Usai kecelakaan terjadi, sopir dump truck diduga sempat meninggalkan lokasi kejadian. Namun, petugas berhasil menghentikan kendaraan tersebut di KM 42.200A Tol Cijago untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Korban Meninggal di Rumah Sakit
Korban berinisial PS (43) sempat dievakuasi ke Rumah Sakit PMI Bogor untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, akibat luka berat yang dideritanya, korban dinyatakan meninggal dunia.
Menurut hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pengemudi Avanza kurang mengantisipasi kondisi kendaraan di depannya karena mengantuk.
“Meninggal dunia, korban atas nama PS (43). Kurang antisipasi karena diduga mengantuk,” kata Kompol Akhmad Jajuli.
Polisi Imbau Pengendara Tidak Memaksakan Berkendara Saat Lelah
Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk atau mengalami kelelahan.
Pengemudi disarankan memanfaatkan rest area untuk beristirahat dan memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalan tol dengan kecepatan tinggi.










