Kabut Asap Muncul, Operasi Terpadu Kebakaran Hutan Kalimantan Diperkuat

Diposting pada

Jakarta – Pemerintah memperkuat operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan Kalimantan menyusul lonjakan hotspot berkepercayaan tinggi dan laporan masyarakat tentang kabut asap serta jarak pandang yang terbatas. Fokus penanganan berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, dengan keselamatan serta kesehatan warga sebagai prioritas.

Operasi melibatkan Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, pemerintah daerah dan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pelaku usaha, relawan, serta masyarakat. Koordinasi lintas instansi dijalankan dalam kerangka operasi terpadu agar pengerahan personel dan peralatan selaras dengan kondisi di lapangan.

Berdasarkan pemutakhiran Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan, pemantauan satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua dengan tingkat kepercayaan tinggi mencatat perkembangan hotspot yang dinamis pada 17–19 Agustus 2026. Secara kumulatif, terdeteksi 367 hotspot di Kalimantan Barat, 343 di Kalimantan Tengah, dan 40 di Kalimantan Selatan, dengan total 750 titik pada periode tersebut.