Jelang Pidato Prabowo, Target Ekonomi 8 Persen Disorot

Diposting pada

Jakarta – Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno berharap pidato Presiden dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD menegaskan target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2028.

Dia menyebut target tersebut perlu diperkuat melalui hilirisasi, transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. Hal itu juga diharapkan tercermin dalam Nota Keuangan yang disampaikan pemerintah.

“Kita berharap apa yang disampaikan Bapak Presiden nanti merupakan keberlanjutan dari roadmap pertumbuhan ekonomi yang akan dicapai 8 persen sampai dengan 2028,” kata Eddy di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Eddy, pemerintah perlu terus menggenjot perekonomian untuk mencapai pertumbuhan tinggi. Hilirisasi dan transisi energi menjadi bagian dari upaya tersebut.

“Kita akan mendengarkan Nota Keuangan yang meneguhkan komitmen kita untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” ujarnya.

Selain soal target ekonomi, Eddy menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut dia, program MBG saat ini masih dalam proses penataan. MPR mendukung agar penataan dilakukan dengan cepat karena program tersebut dinilai dibutuhkan masyarakat.

“Sebagaimana disampaikan oleh Ketua BGN, itu kan sedang dalam proses penataan. Tentu dalam proses penataan butuh waktu,” katanya.

“Kami mendukung bahwa proses penataan itu berjalan secara cepat. Karena memang program MBG ini diperlukan di masyarakat,” sambung Eddy.