Finis di posisi 10 memastikan Chelsea absen di kompetisi Eropa musim depan. Bek sekaligus kapten Chelsea Reece James mengakui, timnya jauh di bawah standar.
The Blues mendekati laga terakhir musim ini di kandang Sunderland dengan misi meraih tiga poin untuk finis delapan besar. Akan tetapi, Chelsea malah kalah 1-2. Klub London Barat itu kebobolan gol-gol Trai Hume dan Malo Gusto (og), dan hanya menciptakan satu gol balasan lewat Cole Palmer.
Kartu merah Wesley Fofana (dua kartu kuning) pada medio babak kedua menyulitkan Chelsea mencetak gol tambahan di sisa waktu permainan. Kekalahan ini memastikan raksasa London Barat ini menyudahi musim di peringkat 10 klasemen Liga Inggris, dengan perolehan 52 poin.
Chelsea berjarak dua poin saja dari Sunderland, yang menempati slot terakhir Liga Europa (peringkat 7), dan satu angka di bawah Brighton yang lolos ke Conference League. Si Biru untuk kedua kalinya dalam empat musim terakhir finis di bawah 9 sembilan besar, usai terpuruk di 12 pada 2022/23.
Chelsea akan dilatih Xabi Alonso mulai 2026/2027. Chelsea harus kompetitif lagi. “Di mana Chelsea selama ini bersaing dan memenangi titel-titel dan di Eropa. Itu yang minimal untuk klub ini,” lugas Reece James.










