Mantan pelatih FC Barcelona, Xavi Hernandez, mengungkap fakta mengejutkan terkait masa depan Lionel Messi. Menurutnya, megabintang Argentina tersebut sebenarnya hampir kembali ke Barcelona pada 2023, namun rencana itu akhirnya batal karena keputusan presiden klub saat itu, Joan Laporta.
Pernyataan tersebut disampaikan Xavi dalam wawancara dengan media Spanyol La Vanguardia yang kemudian dikutip oleh Marca pada Minggu (8/3/2026).
Messi Disebut Sudah Siap Pulang ke Camp Nou
Dalam wawancara tersebut, Xavi mengungkap bahwa komunikasi dengan Messi sempat berlangsung intens pada awal 2023, tidak lama setelah sang pemain membawa Argentina menjuarai Piala Dunia FIFA 2022.
Menurut Xavi, Messi bahkan sudah menunjukkan antusiasme besar untuk kembali memperkuat Barcelona.
“Pada Januari 2023 kami saling berkontak. Dia mengatakan sangat antusias untuk kembali dan saya bisa melihat keseriusannya,” ungkap Xavi.
Ia mengaku pembicaraan dengan Messi berlangsung hingga Maret 2023 dan dirinya siap menyampaikan sinyal positif tersebut kepada pihak klub.
Negosiasi Sempat Berjalan
Xavi juga mengklaim proses negosiasi sebenarnya sudah berjalan antara manajemen Barcelona dengan ayah sekaligus agen Messi, Jorge Messi.
Bahkan menurutnya, pihak LaLiga telah memberikan lampu hijau terkait kemungkinan transfer tersebut.
Namun pada akhirnya, keputusan dari presiden klub saat itu membuat rencana reuni Messi dengan Barcelona gagal terwujud.
Xavi menilai keputusan itu bukan karena masalah finansial seperti yang banyak diberitakan.
Laporta Disebut Menolak Kembalinya Messi
Xavi secara tegas menyebut bahwa Laporta tidak menginginkan Messi kembali ke Barcelona.
Menurutnya, presiden klub khawatir Messi akan memiliki pengaruh terlalu besar di dalam tim jika kembali ke Camp Nou.
“Leo batal pulang ke Barça karena presiden tidak menginginkannya, bukan karena LaLiga atau karena ayahnya meminta lebih banyak uang,” tegas Xavi.
Ia juga menambahkan bahwa alasan kekurangan dana yang disampaikan saat itu hanyalah dalih dari pihak klub. LGO99
Pernyataan Xavi Dikaitkan dengan Pemilu Presiden Barcelona
Komentar Xavi dinilai memiliki kaitan dengan situasi politik internal klub. Saat ini FC Barcelona sedang memasuki masa pemilihan presiden baru yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026.
Laporta sendiri sebelumnya memimpin klub sejak 2021, namun mengundurkan diri pada Februari lalu untuk kembali maju dalam pemilihan periode berikutnya.
Sementara itu, Xavi diketahui mendukung kandidat lain yaitu Victor Font, yang menjadi rival utama Laporta dalam pemilihan tersebut.
Pernyataan Xavi ini pun memicu kembali perdebatan lama di kalangan fans Barcelona mengenai keputusan klub yang gagal memulangkan Messi ke Camp Nou.

