Liputan6.com, Jakarta – Banjir bandang menerjang kawasan objek wisata Guci, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada sabtu (20/12/2025). Banjir bandang yang menerjang juga merusak pipa pancuran air panas di tempat pemandian itu. Beruntung tidak ada korban jiwa saat peristiwa terjadi.
Bupati Tegal, Ishak Maulana Rohman, bersama pejabat daerah setempat langsung melakukan peninjauan ke lokasi pascakejadian. Dia pastikan saat ini kondisi di lokasi sudah normal.
“Kami baru saja selesai meninjau, melihat secara langsung kondisi real saat ini objek wisata Guji. Bahwa perlu kami sampaikan saat ini kondisi sudah kembali pulih, sudah normal kembali,” katanya dalam jumpa pers singkat yang dikutip Liputan6.com, Minggu (21/12/20254).
Ishak juga menyebut depit air di sungai Hulu Kaligung juga sudah normal kembali setelah pada Sabtu kemarin meningkat drastis karena curah hujan yang sangat tinggi.
“Banjir yang disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi. Di mana memang pipa-pipa yang menyalurkan dari sumber air panas ke vila-vila terbawa,” katanya.
Namun saat ini, proses perbaikan pipa dan pembersihan sedang dilakukan.
“Saat ini sudah kami lakukan koordinasi bahwa besok pipa akan mulai diperbaiki. Sehingga wisatawan yang ada di vila-vila sudah bisa menikmati air panas, air hangat kembali. ” katanya.

