Liputan6.com, Jakarta – Ancaman banjir rob kembali menghantui wilayah pesisir Lampung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang maksimum air laut yang diprediksi terjadi pada 18 hingga 23 April 2026.
Peringatan itu disampaikan melalui Stasiun Meteorologi Maritim Panjang menyusul munculnya dua fenomena astronomi yang terjadi secara berdekatan, yakni fase bulan baru pada 17 April 2026 dan fase perigee, saat jarak bulan berada paling dekat dengan Bumi, pada 19 April 2026.
Prakirawan BMKG, Tri Wahyudi, menjelaskan kombinasi kedua fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut secara signifikan di wilayah pesisir.
“Fenomena fase bulan baru dan perigee ini dapat memicu pasang maksimum air laut yang berpotensi menyebabkan banjir rob di sejumlah pesisir Lampung,” ujar Tri, Jumat (17/4/2026).
Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi pesisir Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur hingga Lampung Barat.










