Warga Pidie Jaya Bingung Bersihkan Lumpur Tebal di Rumah Mereka: Tenaga Sudah Habis, Bayar Orang Tak Punya Uang

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Masyarakat korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya berharap pertolongan agar rumah mereka yang tertimbun lumpur akibat banjir dapat dibersihkan. Mereka tak mampu jika hanya mengandalkan tenaga si pemilik rumah.

“Saat ini yang warga butuhkan adalah pembersihan rumah, karena jika hanya mengandalkan tenaga masing-masing pemilik rumah tidak sanggup,” kata Keuchik/Kepala Desa Blang Cut, Muhammad Jamin di Pidie Jaya, Jumat (9/1/2026).

Saat ini, kondisi rumah-rumah warga di gampong atau desa yang dipimpinnya masih tertimbun lumpur dengan ketinggian bervariasi.

“Saat ini berbagai pihak juga sedang melakukan pembersihan jalan yang tidak dapat diakses karena tertimbun lumpur. Alat berat juga sudah dikerahkan untuk pembersihan jalan,” katanya.

Saat ini, 435 jiwa penduduk yang menetap di gampong tersebut mengungsi karena rumah mereka tertimbun lumpur.

“Warga malam hari mengungsi ke Komplek Kantor Bupati Pidie Jaya dan pada pagi hingga sore pulang ke kampung untuk melihat apa yang bisa dikerjakan,” katanya.

Pihaknya saat ini sangat berharap agar lumpur yang ada di perkarangan rumah dapat di kerok dan diangkut menggunakan alat berat sehingga warga dapat membersihkan lumpur dalam rumah.

“Kami juga berharap ada bantuan cangkul, sekop dan gerobak tangan agar masyarakat dapat membersihkan rumah dan berharap akan ada relawan yang ikut membantu nantinya,” katanya.