Beijing – Seorang penjual makanan kaki lima di China mendapat perhatian setelah diam-diam menyelipkan uang tunai 100 yuan atau sekitar Rp 263 ribu ke dalam pesanan keluarga yang anaknya sedang menjalani kemoterapi.
Dikutip dari South China Morning Post, Jumat (28/8/2026), aksi tersebut dilakukan Wang Xianhuang, penjual pancake telur di Hefei, Provinsi Anhui, pada 17 Agustus.
Saat menerima pesanan, Wang melihat catatan dari keluarga tersebut yang berbunyi, “Untuk seorang anak yang sedang menjalani kemoterapi. Tolong jangan pakai irisan rumput laut atau selada. Setengahnya dibuat tanpa bumbu pedas.”
Pesan tersebut menyentuh hati Wang. Ia kemudian menambahkan dua botol susu kedelai secara gratis dan menyelipkan uang tunai 100 yuan ke dalam pesanan.
Ayah anak tersebut, Zhu, merasa terharu dan membagikan kisah itu di internet. Putranya yang berusia empat tahun, Haolin, didiagnosis menderita leukemia pada Februari lalu dan kini masih menjalani pengobatan.
“Orang asing menunjukkan empatinya kepada seorang anak yang sakit. Selalu ada kehangatan di dunia ini yang bisa mencerahkan hari-hari yang paling gelap sekalipun,” tulis Zhu dalam unggahannya.
Bagi Wang, uang tersebut bukanlah jumlah yang kecil. Nilainya setara dengan keuntungan yang biasanya ia peroleh selama sekitar empat hari berjualan.
Pedagang berusia 33 tahun itu diketahui memiliki utang usaha lebih dari 200 ribu yuan atau sekitar Rp 527,7 juta. Ia juga pernah melalui masa sulit hingga harus tidur di warnet dan menggunakan keran wastafel untuk mendapatkan air minum.

