Liputan6.com, Jakarta – Sebuah video viral memperlihatkan seorang guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Utara meluapkan kemarahannya. Penyebabnya, menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga basi yang mengakibatkan 11 siswa keracunan.
Guru tersebut memprotes kualitas makanan yang dinilai membahayakan kesehatan para siswa. Peristiwa itu terjadi di SD Negeri 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, pada Senin (12/1/2026).
Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 8 detik, guru perempuan tersebut memperlihatkan sejumlah menu MBG yang tampak tidak layak konsumsi.
Beberapa makanan yang ditunjukkan antara lain tempe berbau busuk, anggur yang sudah membusuk, serta sayuran berlendir. Guru tersebut menyebut kondisi ini sudah berulang kali terjadi dan menimbulkan kekhawatiran serius akan keselamatan murid.
“Kalau murid kami keracunan, siapa yang mau tanggung jawab?” ujar guru tersebut dalam video viral.
Dia meluapkan kekecewaannya terhadap pengelola dapur MBG karena selama tiga minggu terakhir sempat tidak beroperasi, namun tidak ada kompensasi maupun penjelasan resmi kepada pihak sekolah.
“Assalammualaikum. Ini ya, saya minta tolong sama yang punya dapur MBG. Kalau masih mau bekerja sama dengan baik, saya sudah bersabar sama kamu orang ya. Dari 3 minggu kamu orang tidak beroperasional, kompensasi buat SD kami tidak ada. Tanggapan kamu orang pun tidak ada,” jelasnya.
Guru itu menilai kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian dan tidak profesional. Dalam rekaman yang sama, guru tersebut bahkan menanyakan langsung kepada beberapa murid terkait rasa makanan yang mereka konsumsi hari itu. Para siswa mengaku tempe terasa pahit, anggur berbau busuk, dan sayur berlendir.
“Udah kebiasaan! Kadang jeruk busuk, kadang salak busuk. Ini anggur, apa makanan hewan! Makan sama kamu orang! Makannya cari pekerja itu yang betul-betul profesional. Kalau memang gak bisa bekerja, ganti pekerja! Jangan masukin barang busuk kayak gini! Ini bukan makanan manusia! Saya minta tolong pertanggungjawaban kamu orang yang punya Dapur MBG. Temui saya. Terima kasih,” tegasnya.

