Video Viral Wanita di NTT Tembak Mati Burung Hantu Manguni, Gara-Gara Ganggu Tidur

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah video viral di media sosial. Dalam video itu, seorang wanita bersama beberapa pria menembak mati seekor burung hantu jenis Manguni. Video ini menuai kecaman karena satwa yang seharusnya dilindungi.

Dari percakapannya, video itu diduga kuat terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Terekam jelas saat satwa liar yang dilindungi itu ditangkap lalu ditembak mati dengan alasan mengganggu tidur malam mereka.

“Ini burung yang sering mengganggu kita saat tidur malam. Terlalu kelewat batas, mengganggu sekali. Bikin kita gelisah tidak tidur malam terus,” ucap seorang wanita yang diduga bernama Fiyola Sau.

Burung malam itu awalnya ditangkap hidup-hidup, lalu salah seorang pria di dalam video tersebut membuka kedua sayapnya.

“Pegang bae-bae (baik-baik),” perintah pemuda dalam video itu.

Tak lama kemudian, pemuda itu menembaknya dalam jarak dekat menggunakan senjata api.

Video itu pun viral di jagat maya. Publik meminta agar polisi segera menangkap para pelaku penembak satwa dilindungi itu.

Menanggapi video viral itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Adhi Nurul Hadi menuturkan, dari hasil penelusuran, video itu dibuat di wilayah Kapan, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

“Info dari teman-teman di lapangan, itu dari Kapan, Mollo Tengah,” katanya.

Menurutnya, untuk menentukan status satwa liar dilindungi atau tidak, harus dilakukan identifikasi.

Terlepas dari status satwa liar, tindakan orang dalam video tersebut tidak sejalan dengan prinsip pengawetan tumbuhan dan satwa liar sebagai bagian dari sumber daya alam khususnya yang ada di provinsi NTT.

“Satwa liar sebagai bagian dari ekosistem seharusnya kita jaga dan lindungi sebagai bagian dari sistem penyangga kehidupan kita,” ujarnya.