
Tokopedia dikabarkan bakal ditutup dan digantikan oleh aplikasi khusus TikTok Shop yang terpisah dari TikTok. Informasi ini muncul dari beberapa sumber yang mengetahui rencana tersebut dan dikonfirmasi oleh tim teknologi Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia.
Juru bicara TikTok menegaskan, perusahaan tetap akan “terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia” untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan.
Isu ini muncul sepekan setelah Melissa Siska Juminto digeser dari posisi CEO Tokopedia menjadi komisaris. Tokopedia sendiri dimiliki 75% oleh ByteDance sejak Januari 2024. Akuisisi ini sebelumnya memicu PHK besar-besaran, dengan total 420 karyawan terdampak sepanjang 2025.
Selain itu, TikTok Shop dikabarkan memberikan insentif iklan hingga 30% bagi pedagang China, sementara pedagang Indonesia tidak mendapat fasilitas serupa.
Meski Tokopedia kini menempati posisi ketiga aplikasi retail terpopuler di Indonesia, TikTok tetap menjadi aplikasi dengan jumlah download tertinggi dan transaksi terbesar di RI, diikuti Google One, Vidio, Facebook, dan Capcut.


