Terseret Arus Banjir, Bocah 10 Tahun di Bandar Lampung Ditemukan Tewas

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Tim SAR gabungan menemukan seorang bocah berusia 10 tahun yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat banjir melanda kawasan Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pagi setelah dilakukan pencarian sejak Jumat malam.

Korban diketahui bernama Satriya (10), warga Jalan Abdul Hamid, Rajabasa. Ia dilaporkan terseret arus banjir pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB setelah hujan deras mengguyur kota setempat hingga menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Komandan Tim Rescuer Basarnas Lampung, Ridho Afriza mengatakan pencarian korban memasuki hari kedua pada Sabtu pagi dengan memperluas area penyisiran.

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menyisir hingga sekitar 4 kilometer ke arah hilir dan juga memanfaatkan drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara,” kata Ridho, Sabtu (7/3).

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB, berjarak kurang lebih 800 meter dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka,” jelasnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diusulkan untuk dihentikan dan dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.