Liputan6.com, Jakarta – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengungkap kabar terbaru pendirian family office di Tanah Air. Rencananya modelnya akan mengacu pada Abu Dhabi.
Dia menjelaskan, sudah berdiskusi dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan. Termasuk mengenai aturan yang akan dijalankan nantinya.
“Kita pun berbicara dengan DEN, lagi mengkajik untuk pembangunan family office ini, aturan-aturan apa saja, dan yang paling penting bagaimana kalau itu ada benar-benar bisa berjalan dan berfungsi,” ungkap Rosan, ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026).
“Tetapi ini sedang kita detailkan. Tim kita cukup intens malah antara DEN dan juga Kementerian Investasi, cukup intens,” sambung dia.
Rosan menuturkan, model family office akan berkiblat di Abu Dhabi. Meskipun, proses kajiannya masih terus dilakukan.
“Kita akan melihat kelihatannya lebih memakai sistem financial office yang di Abu Dhabi. Itu salah satu yang paling sukses. Itu sedang kita berjalan nih,” ucap dia.

