Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Henry Najoan menilai rencana penerapan batas maksimal kandungan tar dan nikotin yang tengah dibahas pemerintah berpotensi memberikan tekanan besar terhadap industri hasil tembakau (IHT), khususnya sektor kretek. Dia menuturkan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari sejumlah rancangan peraturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Henry mengatakan, industri kretek saat ini mendominasi pasar rokok nasional sekaligus menjadi penyerap […]