Liputan6.com, Jakarta – Laporan terbaru dari DBS menilai eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi memperbesar risiko perlambatan ekonomi global. Perang yang dimulai secara unilateral oleh AS bersama Israel itu dinilai meningkatkan ketidakpastian geopolitik sekaligus memicu tekanan terhadap stabilitas makroekonomi dunia. Melansir laporan DBS bertajuk Market Pulse, Senin (2/3/2026), DBS menyoroti dampak lanjutan dari lonjakan harga energi akibat potensi gangguan pasokan. Tekanan tersebut dinilai tidak hanya memengaruhi pasar komoditas, tetapi juga memperburuk ekspektasi inflasi global. “Lonjakan harga minyak akibat […]



