Liputan6.com, Jakarta – Di sebuah sudut kampung di Majalengka, suara denting tanah liat dan deru mesin cetak menjadi bagian dari keseharian usaha genteng milik Hena Gian Hermana. Dari halaman rumah yang sederhana, tumpukan genteng tersusun rapi dan mengering di bawah terik matahari, menjadi saksi perjalanan panjang sebuah usaha kecil yang terus bertahan di tengah perubahan zaman. Bagi Gian, genteng bukan sekadar material bangunan. Di balik setiap keping genteng yang dicetak, terdapat kisah tentang ketekunan, keberanian mengambil risiko, serta keyakinan bahwa […]



