Liputan6.com, Washington D.C – Kurang dari 48 jam setelah Donald Trump menyatakan militer Amerika Serikat telah “mengalahkan dan menghancurkan Iran sepenuhnya”, situasi di lapangan menunjukkan gambaran berbeda. Sebuah jet tempur F-15E Strike Eagle ditembak jatuh di wilayah Iran, memicu operasi penyelamatan berisiko tinggi oleh militer AS. Dalam insiden tersebut, dua awak pesawat melontarkan diri. Satu di antaranya berhasil ditemukan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian. Operasi penyelamatan turut menghadapi ancaman serius setelah Iran dilaporkan menembaki dua helikopter UH-60 Black Hawk […]



