Liputan6.com, Jakarta – Head of Industry and Regional Research Permata Bank, Adjie Harisandi memandang, outlook industri padat karya Indonesia ke depan dinilai berpotensi membaik, terutama bagi sektor yang sangat bergantung pada pasar Amerika Serikat (AS) seperti footwear, garment, dan tekstil. Hal ini dinilai setelah Indonesia dan AS menandatangani kesepakatan tarif resiprokal. Adjie mengatakan, dampak paling positif akan dirasakan jika Indonesia memperoleh perlakuan khusus dibandingkan negara pesaing. Dalam kondisi tersebut, daya saing produk Indonesia di pasar AS akan meningkat. “Kalau ternyata […]



