Liputan6.com, Jakarta – Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) menyarankan negara untuk melakukan pembenahan data pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol) yang otoritatif. Lantaran, industri ini masih meninggalkan persoalan mendasar, terkait kesejahteraan dan perlindungan kerja jutaan pengemudi. Peneliti IDEAS, Muhammad Anwar mengatakan, sampai saat ini belum ada data pasti yang otoritatif dari negara terkait jumlah pengemudi daring yang ada di Indonesia. Lantaran, semua data yang tersedia atau beredar hanya perkiraan semata, tanpa ada angka yang pasti dari berbagai […]