Liputan6.com, Jakarta – Indonesia diminta mengimpor komoditas minyak dan gas bumi (migas) dari Amerika Serikat (AS) sesuai kesepakatan dagang kedua negara. Nantinya, sumber impor dari Asia akan dipangkas paling banyak. Hal tersebut diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Adapun, Indonesia wajib membeli komoditas energi dari AS senilai USD 15 miliar setiap tahunnya, seperti tertuang dalam Agreement on Resiprocal Trade (ART). “Volumenya untuk Amerika kita harus belanja 15 billion USD itu sudah final, switch-nya dari mana-mana itu […]