Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam berbagai kesempatan menegaskan target pemerintahan Indonesia adalah menurunkan angka kemiskinan di bawah 6 persen, dan menghapus kemiskinan ekstrem hingga 0 persen dalam dua tahun pertama masa jabatannya. Namun, kenyataan dilapangan menunjukkan tantangan kompleks, bahkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2025 menyebutkan jumlah penduduk miskin mencapai 23,85 juta jiwa atau 8,47 persen, dengan tingkat kemiskinan perdesaan (11,03 persen) yang masih lebih tinggi dibandingkan perkotaan (6,73 persen). Hal ini menjadi sebuah kondisi yang paradoks dimana Anggaran Perlindungan Sosial […]



