
Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke fasilitas energi Ukraina, memutus aliran listrik 1,2 juta rumah di Kiev dan wilayah sekitarnya pada Sabtu (24/1/2026). Suhu malam mencapai -10°C, membuat ribuan warga tanpa pemanas.
Lebih dari 160 tim darurat dikerahkan untuk pemulihan, namun pasokan listrik untuk sekitar 1,2 juta rumah masih terganggu. Serangan terjadi bersamaan dengan perundingan trilateral yang dimediasi AS di UEA, yang hingga kini belum menghasilkan kesepakatan.
Wali Kota Kiev Vitali Klitschko melaporkan satu tewas dan beberapa luka, termasuk anak-anak, akibat serangan di Kiev dan Kharkiv. Pemerintah terus menambah kapasitas alternatif dan impor listrik untuk mengatasi krisis.


