Liputan6.com, Jakarta – Rekosistem X SoSoft meresmikan waste station di kawasan Sekolah Al-Irsyad Satya, Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Jumat 13 Februari 2026 sebagai langkah konkret mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
Fasilitas ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat sekitar dalam memilah dan menyetorkan sampah plastik agar dapat diproses kembali menjadi produk bernilai guna.
Peresmian ini menjadi bagian dari kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi yang diinisiasi SoSoft, merek detergen berbahan aktif tumbuhan dari WINGS Group Indonesia. Kampanye tersebut menekankan pentingnya perubahan perilaku rumah tangga sebagai garda terdepan dalam mengurangi beban sampah plastik.
Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia Anastasia Pamela menyampaikan, persoalan sampah masih menjadi isu utama lingkungan karena kurangnya kesadaran masyarakat terkait nilai potensi guna sampah tersebut.
Sebenernya permasalahan sampah terutama kalau ngomongin soal lingkunngan ya, sampah ini menjadi pintu yang cukup utama, terutama bukan karena volumenya saja, tapi sebenernya kesadaran bahwa dari volume tersebut masih banyak yang bisa dioptimalkan dan bernilai jual atau ada daya guna lagi, dan itu masyarakat kalau kita tanyain belum tahu,” kata Pamela, saat meresmikan Tempat Sampah di KBP, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat Jumat 13 Februari 2026.
Kolaborasi ini menggandeng Rekosistem, perusahaan rintisan pengelola dan daur ulang sampah berbasis teknologi, untuk memastikan sampah yang terkumpul diproses secara bertanggung jawab.
Stasiun sampah ini ditargetkan mampu mengumpulkan minimal hingga 16 ton sampah rumah tangga dalam satu tahun yang kemudian akan diolah kembali sehingga memiliki nilai guna baru.










