
Duel babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City dan Real Madrid dijuluki “final kepagian” oleh bos City, Hugo Viana. Kedua tim dianggap pesaing serius gelar juara.
Man City lolos otomatis dari fase grup, sedangkan Madrid harus melalui playoff usai menyingkirkan Benfica 3-1 agregat. Pertemuan sebelumnya di Santiago Bernabeu dimenangkan City 2-1, meski Madrid pernah menyingkirkan City di perempatfinal 2023/24 lewat adu penalti setelah agregat 4-4.
Viana menilai duel ini rumit dan indah, dengan kualitas pemain dan pelatih sama-sama tinggi. Faktor pelatih disebut penting: Pep Guardiola di City versus mantan anak asuhnya, Alvaro Arbeloa, di Madrid.
“Ini pertandingan 180 menit di level tertinggi. Kami siap, dan Real Madrid juga pasti siap,” ujar Viana.


