Rayo Vallecano menembus final UEFA Conference League dengan fasilitas klub yang tidak layak. Rayo memburu juara demi bisa memperbaiki fasilitas dari klub mereka.
Rayo Vallecano akan menghadapi Crystal Palace pada laga UEFA Conference League di Red Bull Arena, Leipzig, Kamis (28/5/2026). Ini merupakan kali pertama Rayo menembus final kompetisi Eropa.
Klub asal Spanyol ini selangkah lagi meraih trofi Eropa pertamanya. Tak mengherankan bila Rayo minim prestasi di Eropa.
Pasalnya klub pinggiran Kota Madrid merupakan klub semenjana. Prestasi terbaik mereka adalah sekali juara divisi dua Spanyol pada 2017/2018.
Fasilitas klub dari Rayo juga jauh dari kata layak. Kandang Rayo, Vallecas, yang berkapasitas 14.700 tempat duduk merupakan yang terkecil kedua di LaLiga. Vallecas hanya punya tiga sisi tribune. Sisi keempat di belakang gawang merupakan tembok.
Fasilitas Vallecas juga usang dan seakan tak terawat. Dikutip dari Guardian, toilet stadion tak bersih dan kadang tak ada air. Kursi-kursi di tribune kotor. Kondisi lapangan Vallecas juga begitu buruk.
Rayo juga tak menjual tiket laga kandang secara online. Penjualan tiket hanya dilakukan di loket yang berada di Vallecas.
Kiper Rayo, Augusto Batalla, menilai torehan timnya menembus final Eropa sangat dilakukan menilik dari fasilitas mereka. Ia bahkan merasa kondisi Rayo sangat jauh dari Palace.
Maka dari itu, Batalla berharap keberhasilan Rayo menembus final bisa jadi titik balik klub. Ia bertekad membawa Rayo juara demi memperbaiki fasilitas tim dari Rayo.

