
Paris Saint-Germain menegaskan tidak akan bermain aman saat bertandang ke markas Liverpool di Anfield pada leg kedua perempatfinal Liga Champions, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Meski sudah unggul agregat 2-0 dari leg pertama di Paris, tim asuhan Luis Enrique menegaskan tetap akan tampil agresif.
Luis Enrique menyebut laga di Anfield akan jauh lebih sulit dan menekankan pentingnya menghadapi tekanan sejak awal. PSG berencana mengontrol permainan di menit-menit awal untuk mencegah Liverpool mencetak gol cepat yang bisa mengubah momentum.
“Kami tidak datang hanya untuk mempertahankan hasil,” tegas Enrique, seraya menegaskan bahwa skor bisa berubah cepat dalam sepak bola modern.
Di sisi lain, Liverpool punya sejarah comeback di Eropa meski terbatas termasuk dua kali membalikkan defisit besar dari 13 kesempatan, yang paling terkenal saat melawan Barcelona pada 2019.
Laga ini diprediksi berlangsung intens, dengan PSG memilih tetap menyerang ketimbang bertahan total demi menjaga keunggulan agregat.
