Liputan6.com, Jakarta – Sebuah tragedi memilukan terjadi di perlintasan kereta api Dolok Merangir, Kabupaten Simalungun, Selasa pagi (17/2/2026). Seorang pemuda bernama Heri Irawan (24), warga Desa Limbong, Serdang Bedagai, ditemukan tewas dengan kondisi tubuh rusak parah usai tertemper Kereta Api (KA) R2802 jurusan Medan-Pematang Siantar.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.45 WIB ini menyisakan duka mendalam sekaligus pemandangan mengerikan di lokasi kejadian.
Kapolsek Serbalawan, AKP Gunawan Sembiring, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan masinis KA, Andi Purnama, korban terlihat berada langsung di jalur rel saat kereta melintas di KM 26+5/6 petak jalan Baja Linggei-Dolok Merangir.
Masinis mengaku telah memberikan peringatan berkali-kali melalui klakson (semboyan 35), namun korban tidak berpindah tempat.
“Berdasarkan keterangan masinis, korban berada di jalur rel dalam posisi jongkok dengan kedua tangan memegang kepala. Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan tidak terhindarkan,” jelas AKP Gunawan.
Lokasi kejadian merupakan areal perkebunan yang sangat gelap saat dini hari karena minimnya lampu penerangan. Kondisi ini diduga membuat jarak pandang terbatas, baik bagi masinis maupun orang di sekitar rel.

