
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat mendadak di Istana Negara, Minggu (31/8), merespons aksi massa yang meluas. Ia menegaskan aspirasi rakyat harus dihormati, namun mengingatkan adanya tindakan anarkis yang mengarah pada makar dan terorisme.
“Atas dasar itu, saya perintahkan TNI dan Polri bertindak tegas terhadap perusakan, penjarahan, dan gangguan ekonomi,” ujar Prabowo.
Rapat turut dihadiri para ketua umum partai politik, pimpinan MPR, DPR, dan DPD. Prabowo menekankan aspirasi damai masyarakat tetap akan didengar dan ditindaklanjuti.