Presiden Prabowo Subianto menekankan dirinya akan menindak tegas semua perusahaan maupun pihak-pihak yang melanggar dan tak mematuhi undang-undang (UU), khususnya yang terindikasi merusak lingkungan.
Dia bakal menertibkan dan mencabut izin perusahaan nakal tersebut jika memang terbukti melanggar dan merusak lingkungan.
“Kita akan bertindak tegas, semua perusahaan, semua pihak yang melanggar akan kita tertibkan semuanya. Yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang, akan kita cabut izinnya semuanya,” jelas Prabowo saat menyambut malam tahun baru bersama masyarakat terdampak bencana di posko pengungsian Desa Batu Hela, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Kamis (1/1/2026).
Dia berkomitmen akan lebih tegas kepada perusahaan dan pihak-pihak yang melanggar hukum. Hal ini dilakukan Prabowo untuk melindungi kepentingan negara dan masyarakat Indonesia.
“Kita di tahun depan ini tidak akan ragu-ragu bertindak melindungi kepentingan bangsa, kepentingan negara, dan kepentingan rakyat kita,” tuturnya.
Sebelumnya, Prabowo mengingatkan semua masyarakat untuk waspada terhadap alam. Sebab, alam kerap memberikan tantangan dan cobaan bagi masyarakat apabila tidak dijaga dengan baik.
“Saudara-saudara sekalian, negara kita sangat besar, sangat indah, sangat makmur tapi memang kita harus waspada terhadap alam,” kata dia.
Jaga Alam
Untuk itu, Prabowo meminta masyarakat untuk menjaga dan merawat alam. Dia meminta agar semua pihak tidak merusak alam Indonesia.
“Karena itu, alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat tidak boleh kita rusak alam. Tapi kita waspada karena memang alam itu sering memberi tantangan dan cobaan bagi kita semua,” jelasnya.
Di sisi lain, Prabowo mengajak masyarakat terdampak bencama untuk semangat dan ikhlas dalam menghadai musibah. Dia meyakini musibah tersebut dapat teratasi dengan gotong royong.
“Kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan. Tapi kita harus terus semangat, ikhlas. Kita harus terus kuat, tegar jiwa kita dan yanf paling penting tadi kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” ujar dia.

