Petani Wajib Punya Rekening Bank Buat Jual Gabah ke Bulog

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Proses transaksi pembelian gabah kering panen (GKP) oleh Perum Bulog bakal dijalankan secara digital. Nantinya setiap petani yang menjual hasil panennya perlu memiliki rekening bank.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, dalam waktu dekat akan bertemu dengan bank BUMN anggota Himpunan Bank Negara (Himbara).

“Ke depan untuk penyerapan gabah Bulog ini, gabah kering panen GKP ini, kami rencanakan pembayarannya menggunakan digital,” ungkap Rizal, ditemui di Jakarta, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Dia melihat empat poin manfaat dari digitalisasi transaksi ini. Diantaranya demi faktor keamanan, autentifikasi, kecepatan pembayaran, hingga mengantisipasi adanya korupsi.

Untuk melancarkan rencana ini, Rizal menyebut petani nantinya wajib punya nomor rekening bank masing-masing. “Nah ini kami akan rapat dengan beberapa bank Himbara ya untuk ke depan harapannya para petani itu punya nomor rekening,” ucapnya.

“Sehingga nanti pada saat pembayaran gabah yang dibeli oleh Bulog, gabah kering panen tersebut, betul-betul sudah pakai pembayaran digital,” tambah Rizal.