Liputan6.com, Jakarta – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Kegiatan ini digelar di Nusantara Ballroom, Novotel Jakarta Pulomas pada pekan lalu.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menekankan pentingnya membangun pola pikir bisnis bagi para pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, kreativitas saja tidak cukup jika tidak diiringi kemampuan mengelola ide menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.
“Kalau mau jadi content creator, mereka harus berpikir untuk mencari ide-ide kreatif yang bagus. Tapi setelah menjadi content creator, kalian juga harus mencari rumus agar kreativitas tersebut bisa dijadikan bisnis kreatif,” ujar Raffi dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).
Ia menambahkan bahwa ide kreatif harus mampu bersaing di pasar agar dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. Dalam bisnis kuliner misalnya, tidak cukup hanya menghadirkan makanan yang enak, tetapi juga dibutuhkan strategi pemasaran dan kemampuan bersaing.
“Sekreatif apapun kita, kalau tidak bisa bersaing di dunia bisnisnya, kita akan kalah bersaing,” tambahnya.










