Liputan6.com, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat menangani dampak hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Rabu (4/3) sore. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera mengevakuasi pohon tumbang serta membersihkan sejumlah titik yang terdampak.
Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan banyak pohon besar roboh di sejumlah ruas jalan Kota Semarang. Selain itu, papan reklame dan atap baja ringan dari beberapa warung juga dilaporkan beterbangan akibat tidak mampu menahan kencangnya terpaan angin.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu malam, tercatat lebih dari 80 titik pohon tumbang maupun kerusakan pohon tersebar di berbagai wilayah Kota Semarang. Menanggapi kondisi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Satpol, serta relawan dan masyarakat setempat langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan.
Sejumlah lokasi terdampak antara lain berada di kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Suratmo, Jalan Dr. Cipto, Jalan S. Parman, Jalan Soekarno Hatta, kawasan Kota Lama, hingga wilayah Purwoyoso, Ngaliyan, Pedurungan, Genuk, dan Semarang Timur. Di beberapa titik seperti Lapangan Simpang Lima, Jalan Madukoro, dan Jalan Mayjend Sutoyo, dilaporkan terdapat lebih dari satu pohon tumbang akibat kuatnya angin.
Agustina memastikan penanganan dilakukan secara cepat untuk mencegah gangguan lalu lintas maupun potensi bahaya bagi masyarakat. Petugas di lapangan langsung melakukan pemotongan batang pohon, membersihkan ranting, serta membuka akses jalan yang sempat tertutup.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan. Dalam semalam, 86 titik pohon tumbang berhasil ditangani dan dievakuasi bersama-sama oleh BPBD, Disperkim, relawan serta warga setempat agar akses jalan bisa segera kembali normal,” ujar Agustina.

