
Kementerian Keuangan berhasil menghimpun dana sebesar Rp42 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (14/4/2026). Total penawaran yang masuk mencapai Rp78,4 triliun, naik dibanding lelang sebelumnya yang sebesar Rp58,22 triliun.
Dalam lelang kali ini, pemerintah menawarkan 9 seri SUN, terdiri dari dua seri SPN penerbitan baru dan tujuh seri obligasi negara melalui mekanisme reopening. Dari seluruh seri, FR0109 menjadi yang paling diminati, dengan penawaran masuk mencapai Rp44,4 triliun.
Pemerintah menyerap Rp23,55 triliun dari FR0109 dengan imbal hasil tertimbang sekitar 6,27%, dan jatuh tempo pada Maret 2031.
Meski target awal lelang ditetapkan Rp36 triliun, pemerintah memiliki fleksibilitas untuk menyerap hingga 150% dari target tersebut. Hasil ini juga lebih tinggi dibanding lelang dua pekan sebelumnya yang mencapai Rp40 triliun.
Kemenkeu menilai tingginya minat investor mencerminkan kepercayaan pasar terhadap instrumen utang negara, di tengah kebutuhan pembiayaan APBN 2026 yang diproyeksikan mencapai defisit Rp689,1 triliun dan target pembiayaan utang Rp832,2 triliun.










