Site icon Info Bet Gratis – Main Zeus Gacor

Pemerintah Minta Kampus Ikut Tangani Sampah di Bandung Tanpa Bebani APBD

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto meminta kampus-kampus turut menangani masalah sampah di Kota Bandung. Brian menjelaskan, kampus-kampus bisa dilibatkan dalam pemetaan kebutuhan infrastruktur, kajian model bisnis, edukasi masyarakat hingga penerjunan mahasiswa melalui KKN tematik.

“Kampus memetakan kebutuhan komposting, maggotisasi, biodigester, RDF, sampai rantai pasoknya. Setelah itu kita usulkan ke pemerintah pusat. Jadi tidak membebani APBD,” kata Brian saat berkunjung ke Balai Kota Bandung, Rabu (25/2/2026).

Pendekatan tersebut dianggap bisa jauh lebih efisien dibanding pembangunan fasilitas waste to energy berskala besar yang bisa menelan biaya Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun per unit. Jika model penanganan sampah di Bandung ini berhasil, maka akan diterapkan di kota lainnya mulai tahun depan.

“Kita jadikan Bandung panggung percontohan nasional. Tahun ini kita keroyok bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan lima daerah sebagai pilot project pengelolaan sampah berbasis kolaborasi kampus dan pemerintah daerah, yakni Bandung, Bogor, Tangerang, Purwokerto dan Yogyakarta.

Brian mengungkapkan, rencananya program ini akan melibatkan kampus, pemerintah pusat, Pemkot Bandung, hingga unsur TNI-Polri untuk pengawasan, terutama di sektor horeka (hotel, restoran, kafe) dan pasar. Langkah penegakan hukum (gakkum) juga disiapkan, disertai insentif bagi pelaku usaha yang patuh.

Exit mobile version