Manchester City sedang ‘libur panjang’ dari Liga Inggris dan baru akan kembali bertanding pada 5 Mei mendatang. Arsenal punya kesempatan menjauh hingga enam poin dan memberi tekanan kepada The Citizens.
Saat ini, City dan Arsenal sama-sama memiliki 70 poin dari 33 laga serta selisih gol +37. Namun City ada di puncak karena punya produktivitas gol lebih tinggi dari Arsenal, yakni 66 berbanding 63.
Itu artinya, penentuan gelar juara Premier League di akhir musim bisa saja ditentukan dari selisih atau produktivitas gol. Namun tak tertutup peluang salah satu dari mereka terpeleset dan membuang poin. Terlebih jadwal bertanding keduanya tak berbarengan.
Terdekat, Arsenal akan menghadapi Newcastle United pada Sabtu (25/4/2026) pukul 23.30 WIB. Lalu ada dua partai semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid pada 30 April dan 6 Mei. Di sela itu, The Gunners akan menjamu Fulham pada Sabtu (2/5) pukul 23.30 WIB.
Bagaimana dengan City? Dalam periode yang sama, mereka hanya akan melawan Southampton dalam laga semifinal Piala FA pada Sabtu pukul 23.15 WIB. Setelah itu mereka menantang Everton dalam lanjutan Liga Inggris pada Selasa (5/5) pukul 02.00 WIB.
Itu artinya, City bisa saja bertamu ke markas Everton dengan kondisi tertinggal enam poin dari Arsenal di liga, asalkan The Gunners berhasil mengalahkan Newcastle dan Fulham lebih dulu.
Keuntungan jadwal ini harus dimaksimalkan Arsenal jika ingin menjadi juara. Mereka pantang tergelincir lagi.

