
Tiga warga sipil yang terdiri dari seorang perempuan dan dua anak-anak dilaporkan menjadi korban penembakan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (15/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan Organisasi Papua Merdeka.
Informasi awal diterima dari tokoh masyarakat setempat sebelum korban dievakuasi oleh aparat gabungan bersama Tentara Nasional Indonesia dan pemerintah daerah ke RS Mulia untuk mendapatkan perawatan medis, dengan bantuan Palang Merah Indonesia.
Pihak militer menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa warga sipil harus dilindungi. Aparat juga mengimbau masyarakat tetap waspada serta segera melapor jika menemukan potensi ancaman keamanan di wilayah tersebut.










