Liputan6.com, Jakarta – Kapolres Cimahi AKBP, Niko Nurullah Adi Putra, menyampaikan rencana pengaturan lalu lintas menjelang masa mudik lebaran untuk sejumlah jalur rawan macet di kawasan Cimahi-Bandung Barat. Salah satunya adalah jalur wisata Lembang yang diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi.
“Kawasan wisata Lembang menjadi salah satu titik utama yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi,” katanya dalam siaran pers tertulis, Kamis (5/3/2026).
Pihak kepolisian, katanya, akan menerapkan skema one way secara parsial jika terjadi lonjakan arus lalu lintas. Ia memperkirakan, arus mudik lebaran kini akan mengalami lonjakan yang cukup signifikan, seiring bertepatan dengan momen liburan nasional.
“Selain libur Lebaran, ada libur Hari Raya Nyepi dan penerapan Work From Anywhere (WFA) yang diikuti libur anak sekolah, sehingga diperkirakan akan terjadi peningkatan mobilitas,” jelasnya.
Diperkirakan, lonjakan pemudik mulai terasa sejak sepekan sebelum puncak arus mudik, khususnya 13-14 Maret 2026, siang usai salat Jumat.
Selain kawasan wisata, Niko menekankan penanganan prioritas pada tiga titik hambatan utama (trouble spot). Polisi akan menerapkan sistem satu arah situasional sesuai kondisi lapangan di Pertigaan Beatrix.
Sementara itu, di Pertigaan Cimareme yang dikenal padat, Polres Cimahi akan memperkuat pengamanan dengan penambahan personel untuk mengurai kemacetan.
Untuk kawasan Tagog Apu Padalarang, kepolisian menyiapkan skema rekayasa termasuk kemungkinan penutupan sementara arah tertentu guna memperlancar aliran kendaraan menuju pasar dan jalur Cianjur.










