Bangkok – Seorang pengemudi berusia 78 tahun didakwa atas kelalaian setelah mobil listrik yang dikendarainya menabrak Kuil Guanyin di Yayasan Thian Fah, kawasan Yaowarat, Bangkok, Thailand, pada Kamis (1/10/2026). Insiden tersebut menewaskan seorang perempuan berusia 82 tahun.
Kepala Kantor Polisi Phlapphla Chai 2 Kolonel Polisi Witthawat Khengkhum mengatakan selain satu orang tewas, delapan lainnya terluka dalam kejadian itu.
Pengemudi mobil listrik maut tersebut didakwa menyebabkan kematian, luka berat, serta cedera fisik atau mental akibat kelalaian pada Kamis.
Ia tidak ditahan karena menyerahkan diri, tidak menunjukkan tanda-tanda akan melarikan diri, dan memiliki alamat tempat tinggal tetap. Polisi kemudian memberikan pembebasan sementara dan memintanya melapor kepada penyidik pada tanggal yang telah ditentukan.
Laporan awal menyebut pengemudi sempat kehilangan kesadaran. Namun, menurut polisi, ia mengatakan kemungkinan keliru menginjak pedal rem dan pedal akselerator saat berusaha menghentikan kendaraan.
Polisi telah melakukan tes awal narkoba dan alkohol. Witthawat mengatakan pengemudi juga memberikan keterangan mengenai obat yang dikonsumsinya. Namun, polisi tetap akan memproses dakwaan terhadapnya.
“Berkas perkara akan diserahkan kepada jaksa setelah hasil pemeriksaan forensik keluar dan penyelidikan selesai,” kata Witthawat.
Pengaturan kompensasi bagi para korban dan pihak yayasan diperkirakan dilakukan pekan depan.
Saat ditanya mengenai pengemudi lanjut usia, Witthawat mengatakan tidak ada undang-undang yang menetapkan batas usia maksimal untuk mengemudi. Menurut dia, Departemen Transportasi Darat dan lembaga terkait lainnya mungkin perlu mengkaji statistik kecelakaan sebelum mempertimbangkan aturan mengenai hal tersebut.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pengelola yayasan dan sejumlah tempat lainnya untuk membahas langkah-langkah keselamatan guna mencegah kejadian serupa.warganet88

