Jakarta – Misteri penemuan mayat tanpa kepala yang mengapung di Pantai Keramat, Dusun Buatan, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, mulai menemukan titik terang. Korban diduga merupakan seorang anak buah kapal (ABK) asal Filipina yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari kapal di perairan Laut Jawa.
Jenazah laki-laki itu sebelumnya ditemukan warga yang tengah mencari rumput laut pada Jumat (24/7/2026). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk dan mengenakan seragam kerja ABK.
Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan korban diduga bernama Ramo Edwin Nuguid, warga negara Filipina yang bekerja sebagai ABK Kapal MV Evert Birth. Korban dilaporkan terjatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 13 Juli 2026.
“Jika melihat dari ciri-ciri jenazah, kami menduga itu adalah warga Filipina yang jatuh dari Kapal MV Evert Birth di perairan Kepulauan Seribu,” kata Deden, Sabtu (25/7/2026).
Meski demikian, Deden menegaskan dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Identitas korban masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
“Itu masih dugaan. Untuk kepastiannya kami masih menunggu hasil identifikasi forensik,” jelasnya.
Saat ini Basarnas Lampung terus berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan, Basarnas Jakarta, serta pihak perusahaan pelayaran untuk mencocokkan data korban yang dilaporkan hilang dengan jenazah yang ditemukan di Pantai Keramat.
Hasil identifikasi forensik nantinya akan menjadi penentu apakah jasad tanpa kepala tersebut benar merupakan ABK asal Filipina yang hilang hampir dua pekan lalu di perairan Laut Jawa.

