Legenda Liverpool, Michael Owen, menilai Jarrod Bowen sebagai sosok paling ideal untuk menggantikan Mohamed Salah di Anfield musim depan.
Liverpool kini memasuki era baru setelah resmi berpisah dengan Salah di akhir musim 2025/2026. Penyerang asal Mesir itu meninggalkan warisan besar usai membantu The Reds meraih delapan trofi selama berseragam Liverpool.
Bowen Dinilai Cocok dengan Gaya Liverpool
Menurut Owen, Bowen memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim asuhan Arne Slot.
Pemain milik West Ham United tersebut dinilai punya kecepatan, agresivitas, dan produktivitas yang cukup untuk mengisi peran penting yang selama ini dimainkan Salah di sisi kanan serangan Liverpool.
“Setelah Mohamed Salah pergi dari Liverpool, saya rasa Bowen adalah pengganti yang sempurna,” kata Owen.
Bowen sendiri tampil cukup konsisten musim ini meski West Ham harus terdegradasi ke Championship. Bahkan kemenangan 3-0 atas Leeds United pada pekan terakhir Premier League gagal menyelamatkan klub London tersebut dari degradasi.
Liverpool Dinilai Jadi Kesempatan Sulit Ditolak
Owen menilai peluang bergabung dengan Liverpool akan sangat sulit ditolak Bowen, terutama karena pemain berusia 29 tahun itu masih layak tampil di level tertinggi sepak bola Eropa.
Menurutnya, bermain di Liga Champions bersama Liverpool tentu jauh lebih menarik dibanding harus menjalani musim di Championship bersama West Ham.
Meski begitu, Bowen sebelumnya memberi sinyal masih siap bertahan membantu West Ham kembali promosi ke Premier League jika tidak ada tawaran besar datang.
Analisis: Bowen Bisa Jadi Solusi Realistis Liverpool
Di tengah sulitnya mencari pengganti selevel Mohamed Salah, Jarrod Bowen bisa menjadi opsi realistis bagi Liverpool.
Bowen memang bukan pemain dengan popularitas global seperti Salah, tetapi gaya bermainnya dinilai sangat cocok dengan sistem cepat dan agresif Liverpool. Ia juga sudah terbukti mampu tampil konsisten di Premier League.
Selain itu, faktor pengalaman di kompetisi Inggris membuat Bowen tidak membutuhkan waktu adaptasi panjang jika benar bergabung ke Anfield.
Namun tantangan terbesar adalah tekanan besar menggantikan Salah. Siapa pun pemain yang datang akan selalu dibandingkan dengan legenda Liverpool tersebut yang selama bertahun-tahun menjadi mesin gol utama klub.










